Disintegrasi bangsa adalah salah satu permasalahan serius yang mengancam setiap bangsa dan negara, terutama bagi negara yang multikultural dan multietnis seperti Indonesia. Di negara seperti Indonesia, disintegrasi bangsa bisa muncul kapan saja karena fenomena ini ditimbulkan oleh konflik sosial serta perpecahan. Jika dibiarkan terjadi, masalah yang ditimbulkan bisa sangat beragam, mulai dari diskriminasi, konflik isu SARA, kriminalitas di mana-mana, bahkan hingga melahirkan bangsa yang baru. Pertanyaannya, apakah kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan disintegrasi bangsa? Kalau belum, sebaiknya simak artikel ini sampai habis karena di sini kita akan membahas tentang pengertian, penyebab, hingga cara menghadapinya. Pengertian Disintegrasi BangsaPenyebab Disintegrasi Bangsa1. Sebab internal2. Sebab kultural3. Sebab struktural4. Perbedaan ideologi5. Ketimpangan demografi6. Iklim politik yang tidak sehat7. Tingkat toleransi yang menurun di masyarakat8. Terhambatnya kemajuan ekonomiCara Mencegah Disintegrasi Bangsa1. Mengajarkan patriotisme2. Menghilangkan primordialisme3. Selektif dalam memilah informasi4. Meningkatkan kepercayaan masyarakat5. Melawan Berbagai Gerakan SeparatisContoh Disintegrasi Bangsa yang Pernah Terjadi di Indonesia1. Pemberontakan Partai Komunis Indonesia PKI Madiun2. Pemberontakan Republik Maluku Selatan RMS3. Pemberontakan Andi Aziz4. Pemberontakan PRRI dan PERMESTAKesimpulan Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI mendefinisikan disintegrasi sebagai keadaan tidak bersatu padu; keadaan terpecah belah; hilangnya keutuhan atau persatuan; perpecahan. Lebih lanjut lagi, Soerjono Soekanto menjelaskan disintegrasi bangsa sebagai proses pudarnya norma dan nilai di dalam masyarakat akibat adanya perubahan pada lembaga kemasyarakatan. Pada akhirnya, muncul nilai dan norma subjektivitas kelompok yang dilandasi oleh perasaan senasib dan seperjuangan untuk menetapkan kelompok lain sebagai musuh. Contohnya seperti yang terjadi di Semenanjung Korea. Disintegrasi muncul akibat ada dua ideologi yang tidak bisa disatukan, akibatnya munculah dua negara, yaitu Korea Utara dengan ideologi komunis dan Korea Selatan dengan ideologi demokrasi. Beruntung di Indonesia yang multietnis dan multikultural ini, persatuan masih bertahan kuat. Hal ini terjadi karena beberapa alasan, pertama kepemimpinan dan pemerintahan yang kuat sehingga dapat menepis isu disintegrasi yang muncul. Lalu, yang kedua karena para penegak keamanan sangat solid dan kuat dalam meredam disintegrasi, tetapi banyak masyarakat yang merasa cara ini lebih identik dengan kekerasan serta pelanggaran Hak Asasi Manusia HAM. Alasan yang terakhir karena pembangunan ekonomi yang impresif, sehingga membuat masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan disintegrasi. Penyebab Disintegrasi Bangsa Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan munculnya disintegrasi bangsa dalam suatu negara, diantaranya adalah 1. Sebab internal Yang pertama adalah penyebab internal, hal ini berhubungan dengan kualitas pribadi rakyat di suatu negara. Umumnya, penyebab internal muncul karena adanya pemahaman serta interpretasi nilai budaya yang tidak tepat. Akibatnya muncul perilaku intoleran, meninggikan suku bangsa masing-masing, hingga penggunaan bahasa yang tidak sopan. 2. Sebab kultural Kedua adalah penyebab kultural yang berkaitan dengan pandangan mengenai nilai, mental, serta perilaku masyarakat. Pandangan ini dapat muncul dari sistem nilai budaya yang menghargai tanpa adanya keharmonisan dan kesenangan duniawi. Kecenderungan kelompok ini adalah melakukan kegiatan yang meresahkan dan berujung pada kesengsaraan masyarakat. Kelompok ini juga tidak saling mengenal dan tidak menghargai kebudayaan etnis lain. 3. Sebab struktural Penyebab struktural ada karena kekuasaan memberikan ruang untuk lahirnya disintegrasi bangsa. Misalnya kekacauan ekonomi, pelanggaran HAM yang terus bertambah, rendahnya legitimasi pemerintahan hingga ketidakadilan dari pemerintah pusat terhadap daerah. 4. Perbedaan ideologi Setiap negara tentu mempunyai ideologi masing-masing yang harus diyakini oleh setiap warga negaranya. Jika tidak, akan muncul berbagai ideologi yang dapat melahirkan paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara tersebut. Sebagai contoh, Indonesia merupakan negara yang menganut ideologi Pancasila Namun di masyarakat ada ideologi lain yang berkembang dan keberadaannya bisa mengancam persatuan masyarakat, seperti Marxisme atau Komunisme 5. Ketimpangan demografi Kesenjangan yang timpang dalam demografis juga bisa menjadi menyebabkan disintegrasi bangsa. Alasannya karena kebutuhan masyarakat menjadi tidak seimbang, sehingga rakyat akan berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing. Hal Ini dapat memunculkan rasa cemburu yang berujung pada perpecahan. 6. Iklim politik yang tidak sehat Hal ini merupakan salah satu pemicu yang bisa menyebabkan terjadinya perpecahan karena ada banyak oknum yang mempermainkan politik untuk kepentingannya sendiri. Alhasil, banyak terjadi demonstrasi dan perpecahan di tengah masyarakat ketika membahas masalah politik. 7. Tingkat toleransi yang menurun di masyarakat Menghormati segala bentuk perbedaan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita tidak seharusnya membedakan sikap kepada orang lain hanya karena perbedaan agama, adat, ras, suku, kondisi fisik, ekonomi, tingkatan pendidikan maupun hal lainnya. Sikap tidak toleran seperti ini dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa yang sulit diselesaikan. 8. Terhambatnya kemajuan ekonomi Aspek ini bisa menyebabkan kesenjangan finansial antara si kaya dan si miskin. Di samping itu, terhambatnya kemajuan ekonomi juga dapat membuat jumlah pengangguran meningkat. Hal-hal seperti ini pada akhirnya akan menimbulkan kriminalitas dan perpecahan di masyarakat. Cara Mencegah Disintegrasi Bangsa Dari penjelasan tentang pengertian dan penyebab disintegrasi bangsa di atas, bisa dilihat bahwa keberagaman sangat mudah menimbulkan konflik yang akan memicu perpecahan. Maka dari itu, baik pemerintah maupun masyarakat harus berusaha mencegah terjadinya disintegrasi dengan cara 1. Mengajarkan patriotisme Pemerintah harus mengajarkan jiwa patriotisme cinta tanah air kepada masyarakat demi mencegah munculnya perpecahan di tengah masyarakat. Di samping itu, masyarakat juga akan menyadari bahwa kepentingan negara jauh lebih penting dibanding kepentingan kelompok maupun pribadi. Dengan begitu mereka akan memegang teguh slogan āNKRI Harga matiā dan Indonesia harus tetap menjadi negara yang satu bagaimanapun kondisinya. Meskipun dalam praktiknya pasti ada keputusan pemerintah yang menimbulkan pro dan kontra, namun hal ini bisa diselesaikan dengan cara berdiskusi melalui lembaga yang bertugas sebagai pihak penengah dalam permasalahan tersebut. Cara seperti ini membuat sikap dan tindakan dilakukan berdasarkan pada argumen, bukan sentimen. Inilah yang nantinya akan mencegah kemunculan disintegrasi bangsa. 2. Menghilangkan primordialisme Primordialisme adalah sebuah sikap atau pandangan yang memegang kuat hal-hal yang dibawa sejak kecil. Misalnya seperti kepercayaan, adat-istiadat, tradisi dan sebagainya. Primordialisme yang sempit seperti ini dapat mempengaruhi stabilitas bernegara. Maka dari itu, kita harus meninggalkannya secepat mungkin. Di sisi lain, pemegang kekuasaan harus menghindari tindakan yang bisa menimbulkan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme KKN. Karena, hal itu bisa memicu munculnya ketidakpercayaan masyarakat sehingga masyarakat cenderung melakukan perlawanan dan mengakibatkan disintegrasi bangsa. 3. Selektif dalam memilah informasi Saat ini ada banyak pihak yang berusaha memecah belah bangsa dengan cara menyebarkan isu-isu sensitif, terutama yang berhubungan dengan suku, agama, ras, dan antar golongan SARA. Kondisi ini terjadi karena setiap orang bisa dengan mudah menyebarkan isu-isu negatif melalui media sosial. Maka dari itu, kita harus lebih selektif dan berpikir cerdas dalam memilih dan membaca informasi yang beredar di internet. Terutama berita yang sedang viral, karena tidak semua berita itu terbukti benar. Kita harus selalu mengecek kebenaran berita-berita viral yang kita temukan dan jangan sampai mudah termakan oleh berbagai isu di internet. 4. Meningkatkan kepercayaan masyarakat Pemerintah harus terus berusaha meningkatkan kepercayaan masyarakat, karena hal ini menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya disintegrasi bangsa. Jika tidak, masyarakat yang kehilangan kepercayaan akan menilai lembaga negara sudah tidak memiliki netralitas dan kredibilitas. Pemerintah harus menunjukkan dengan bukti nyata bahwa mereka hadir untuk rakyat, bukan untuk kepentingan sendiri dan kelompoknya. 5. Melawan Berbagai Gerakan Separatis Selain membangun kepercayaan masyarakat, pemerintah pun harus melawan berbagai tindakan dari gerakan separatis yang bisa muncul dan mengganggu stabilitas negara. Gerakan separatis seringkali muncul akibat perpecahan di masyarakat. Perpecahan ini timbul karena adanya rasa ketidakadilan dan tidak puas terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Tak hanya itu, pemerintah pun harus mengedukasi masyarakat tentang gerakan separatis menggunakan bukti yang jelas dan kuat. Di sisi lain, sebagai masyarakat, kita juga harus mengimbangi usaha pemerintah dengan cara membentengi diri dari informasi menyesatkan. Perlu digaris bawahi, gerakan separatis masih ada sampai saat ini. Buktinya bisa dilihat pada serangan-serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata KKB di Papua yang ingin melepaskan diri dari NKRI. Serangan-serangan tersebut mengakibatkan terganggunya keamanan negara dan memakan banyak korban jiwa. Contoh Disintegrasi Bangsa yang Pernah Terjadi di Indonesia 1. Pemberontakan Partai Komunis Indonesia PKI Madiun Pemberontakan Partai Komunis Indonesia PKI Madiun terhadap pemerintahan Soekarno terjadi pada tanggal 18 September tahun 1948. Penyebab utamanya adalah munculnya perbedaan ideologi antara Pancasila dan Komunis. Berawal dari Amir Syarifuddin yang merasa sakit hati karena diberhentikan dari posisinya sebagai menteri. Amir kemudian membentuk sebuah organisasi yang bernama Front Demokrasi Rakyat FDR. Dia menggabungkan tiga partai besar komunis, yaitu Partai Komunis Indonesia PKI, Barisan Tani Indonesia BTI dan Pemuda Sosialis Indonesia Pesindo dengan tujuan untuk menjatuhkan kabinet Mohammad Hatta. Ini dilakukan agar paham komunis dapat disebarluaskan secara maksimal hingga ke seluruh penjuru Indonesia. 2. Pemberontakan Republik Maluku Selatan RMS Yang kedua adalah pemberontakan Republik Maluku Selatan RMS yang terjadi pada tahun 1950. Pada tanggal 25 April 1950, Dr. Christian Robert Soumokil mendirikan Republik Maluku Selatan RMS. Dia melakukan ini sebagai bentuk penolakan atas berdirinya NKRI. Saat itu, Soumokil merasa tidak setuju jika daerah-daerah di Negara Indonesia Timur NIT digabungkan ke dalam wilayah NKRI. Karena itulah, dia mencoba melepaskan Maluku Tengah dan NIT dari Republik Indonesia Serikat. Pemerintah merasa kehadiran RMS dapat menjadi ancaman serius untuk keutuhan Republik Indonesia Serikat, maka dari itu dikirimlah Dr. J. Leimena dengan misi perdamaian. Sayangnya, langkah ini ditolak oleh Soumokil. Pemerintah lantas memutuskan untuk melaksanakan ekspedisi militer dan akhirnya kota Ambon bisa dikuasai pada bulan November 1950. Yup, pemerintah berhasil menghentikan pemberontakan RMS. 13 tahun kemudian, tepatnya pada 12 Desember 1963, Soumokil ditangkap dan dijatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Militer Luar Biasa. 3. Pemberontakan Andi Aziz Pemberontakan Andi Azis dimulai dengan berakhirnya Konferensi Meja Bundar pada tahun 1949. Dalam konferensi itu, Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger KNILāangkatan perang Belanda dibubarkan dan Negara Indonesia Timur ditetapkan menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat RIS. Andi Azis menentang keputusan ini karena tidak setuju jika NIT harus menjadi bagian dari RIS. Sejak awal dia memang ingin agar Indonesia menjadi sebuah negara federasi. Selain itu, dia juga tidak setuju jika KNIL harus bergabung dengan TNI dan berada di bawah Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat APRIS. Pada tanggal 5 April 1950, Andi Azis dan pasukannya lalu menyerbu markas APRIS yang ada di Makassar dan berhasil menduduki markas ini. Dua hari kemudian, 7 April 1950, pemerintah RIS mengirimkan pasukan ekspedisi yang dipimpin langsung oleh Letnan Kolonel Kawilarang. Karena hal ini, kondisi di Makassar menjadi kacau balau sehingga pada tanggal 8 April 1950, Pemerintah RIS memberikan ultimatum kepada Andi Azis untuk melapor ke Jakarta. Andi Azis menolak berangkat ke Jakarta dan dia kemudian dicap sebagai pemberontak oleh Soekarno. Soekawati yang menjadi Presiden NIT saat itu mengetahui hal ini, dia lalu meminta Andi Azis untuk menyerahkan diri. Akhirnya pada tanggal 15 April 1950, Andi Azis berangkat ke Jakarta dan dijatuhi hukuman 14 tahun penjara. 4. Pemberontakan PRRI dan PERMESTA PRRI adalah kependekan dari Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia, sementara PERMESTA adalah kependekan dari Perjuangan Rakyat Semesta. Dua organisasi ini melakukan pemberontakan pada bulan Februari 1958 di wilayah Sumatera dan Sulawesi. Mereka merasa saat itu ada ketimpangan pembangunan di antara pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah daerah Sumatera dan Sulawesi merasa bahwa pembangunan hanya fokus dilakukan di pusat. Jadi, pemberontakan PRRi dan Permesta ini adalah upaya untuk mendapatkan otonomi daerah yang lebih luas lagi. Pelopor utama pemberontakan ini berasal dari kalangan militer daerah. Untuk mencegah pemberontakan semakin meluas, pemerintah pusat lalu mengadakan operasi militer yang dipimpin oleh Tentara Negara Indonesia untuk memberantas PRRi dan Permesta. Pada bulan Agustus tahun 1958, pemerintah berhasil menghentikan pemberontakan ini. Tiga tahun kemudian, Presiden Soekarno memberikan penghapusan hukuman atau amnesti kepada mantan anggota PRRI dan Permesta. Kesimpulan Sebagai bangsa yang identik dengan keragaman, Indonesia harus selalu waspada terhadap ancaman-ancaman disintegrasi bangsa. Pasalnya, keragaman tersebut justru dapat menimbulkan konflik jika pemerintah dan rakyat tidak dapat bekerja sama. Artinya, baik pemerintah maupun rakyat harus sama-sama berusaha menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia āBhinneka Tunggal Ikaā. Semboyan ini adalah pengingat bahwa perbedaan agama, suku, ras, dan budaya bukan suatu masalah jika kita tetap memiliki satu tujuan yang sama, yaitu mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia. Pemerintah sebagai pemegang kekuasaan, harus selalu mendahulukan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi maupun kelompok. Tujuannya agar pemerintah dapat bertindak secara adil dan menghasilkan kebijakan yang pro rakyat. Pemerintah juga harus menindaklanjuti setiap pelanggaran dilakukan oleh pemegang kekuasaan agar tidak membuat masyarakat menjadi benci kepada pemimpinnya sendiri. Kita sebagai warga negara harus saling menghormati dan menghargai untuk menjaga keutuhan bangsa. Dengan berpegang teguh pada Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, kita dapat menghindari ancaman disintegrasi di negara yang multikultural ini. Terlebih sejak dulu Pancasila sudah terbukti mampu menyatukan berbagai perbedaan. Tak hanya itu, kita pun harus menyadari bahwa perpecahan bangsa adalah masalah yang sangat serius. Jika kita menganggap sepele masalah perpecahan bangsa ini, akan ada banyak sekali konflik yang menghancurkan keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Maka dari itu, selalu jaga perkataan, perbuatan, sikap, dan sifat kepada sesama tanpa melihat agama, suku, atau ras. Ingat, Indonesia dibentuk dengan tujuan agar perbedaan-perbedaan tersebut menjadi satu kesatuan yang kuat dan tidak bisa dipisahkan sampai kapanpun. Karena perbedaan ini juga merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia. Demikian pembahasan tentang disintegrasi bangsa. Setelah membaca artikel ini sampai habis, semoga saja kita semua tetap bisa mempertahankan persatuan dan kesatuan. Jika ingin mencari buku tentang persatuan dan kesatuan, maka kamu bisa mendapatkannya di Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi LebihDenganMembaca. Penulis Gilang Oktaviana Putra BACA JUGA Pengertian Disintegrasi, Dampak, dan Bentuk-Bentuknya dalam Keseharian Integrasi Nasional Pengertian, Konsep, Syarat, Faktor Pembentuk, dan Penghambatnya Integrasi Pengertian, Jenis, dan Faktor Terbentuknya Contoh Ancaman di Bidang Politik dan Cara Mengatasinya Pengertian Integrasi Sosial Syarat, Bentuk, dan Faktor Pengaruhnya ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Dilansirdari Encyclopedia Britannica, perilaku masyarakat yang dapat menyebabkan disintegrasi sosial adalah pergolakan daerah, kriminalitas dan penyalah gunaan narkoba. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Budi punya masalah dengan Roni.
Berikut yang bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah.. a. menjauhkan diri dari sikap diskriminatif b. mengembangkan sikap etnosentrisme c. menghindarkan diri dari sikap sukuisme d. menjauhkan diri dari sikap fanatisme sempit e. mengembangkan sikap toleransi beragama Jawaban B. Mengembangkan sikap etnosentrisme Penjelasan Etnosentrisme adalah penilaian terhadap kebudayaan lain atas dasar nilai dan standar budaya sendiri. Orang-orang etnosentris menilai kelompok lain relatif terhadap kelompok atau kebudayaannya sendiri, khususnya bila berkaitan dengan bahasa, perilaku, kebiasaan, dan agama. Perbedaan dan pembagian etnis ini mendefinisikan kekhasan identitas budaya setiap suku bangsa. Karena tidak mengutamakan persatuan dan kebersamaan seluruh bangsa, Sehingga tidak bisa menunjang terbentuknya Integrasi Nasional dan tidak bisa mencegah terjadinya disintegrasi pada suatu bangsaSalahsatu kewajiban warga negara terhadap negaranya adalah. Integrasi Nasional (K.8 X IPS 4) DRAFT. 10th grade. 0 times. Fun, Moral Science, Physical Ed. 0% average accuracy. 2 hours ago. reihanattorik21_26832. 0. Save. Edit. Edit. Integrasi Nasional (K.8 X IPS 4) DRAFT. 2 hours ago. by reihanattorik21_26832.
Jakarta - Disintegrasi bangsa menjadi permasalahan yang cukup serius bagi bangsa dan negara. Disintegrasi dapat memicu berbagai konflik yang lebih besar bahkan tidak menutup kemungkinan melahirkan bangsa Kamus Besar Bahasa Indonesia, disintegrasi adalah keadaan tidak bersatu padu; keadaan terpecah belah; hilangnya keutuhan atau persatuan; dan dari Jurnal Humaniora Universitas Gadjah Mada UGM, dinamika suatu masyarakat dapat dipacu dengan adanya pengakuan dari perbedaan. Namun demikian, tidak dapat dihindari bahwa perbedaan juga dapat memunculkan konflik sosial yang dapat mengganggu kestabilan kehidupan Penyebab Disintegrasi BangsaDalam kacamata sosial, keberagaman etnis yang ada dalam sebuah wilayah dapat memicu disintegrasi sosial yang mengarah pada konflik. Dikutip dari Buku Integrasi dan Disintegrasi dalam Perspektif Budaya oleh Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata, Konflik terdiri dari dua fase, yaitu fase disorganisasi dan fase beberapa faktor yang mempengaruhi kehidupan sosial menuju disintegrasi maupun integrasi. Seperti tujuan dari kelompok, sistem sosial, sistem tindakan, dan sistem sanksi. Sementara itu, gejala disintegrasi dapat dipengaruhi oleh berbagai hal. Sebagai berikut1. Ketidaksesuaian anggota kelompok mengenai tujuan kehidupan sosial kemasyarakatan yang telah Norma dan nilai sosial yang ada sudah tidak mampu lagi untuk membantu anggota masyarakat dalam mencapai tujuan baik individu maupun Norma dan nilai kelompok yang telah disepakati anggota kelompok saling bertentangan satu sama Sanksi yang diterapkan sebelumnya sudah lemah bahkan tidak dilaksankan dengan Tindakan anggota masyarakat telah bertentangan dengan norma dan nilai itu, Dahlan Hi Hasan dalam artikelnya yang berjudul Distingerasi sebagaimana diterbitkan dalam Jurnal ACADEMICA menjelaskan, ada tiga kemungkinan penyebab terjadinya disintegrasi bangsa yaitu sebab internal, kultural, dan struktural. Berikut penjelasannya1. InternalSebab internal ini berasal diri sendiri, yakni menyangkut pada kualitas pribadi manusia. Hal ini seringkali terjadi akibat pemahaman dan intepretasi yang kurang tepat terhadap sistem nilai muncul perilaku fatalistik, intoleran, meninggikan suku bangsa masing-masing, hingga penggunaan bahasa yang tidak KulturalSebab kultural menyangkut tentang pandangan nilai dan sikap mental serta perilaku masyarakat. Pandangan ini muncul dari sistem nilai budaya yang menghargai cara hidup yang menghindari kesenangan duniawi dan ini memiliki kecenderungan untuk melakukan kegiatan yang meresahkan masyarakat dan berujung pada kesengsaraan orang banyak. Mereka juga tidak saling mengenal dan menghargai kebudayaan kelompok etnis hingga tidak menerima nilai-nilai yang berlaku di StrukturalSebab struktural terjadi akibat adanya struktur kekuasaan yang memberikan ruang bagi lahirnya disintegrasi bangsa. Contohnya rendahnya legitimasi pemerintahan, kekacauan ekonomi, tingginya represi, banyaknya pelanggaran HAM, hingga ketidakadilan dari pemerintah pusat terhadap daerah. Simak Video "Komnas HAM Deklarasikan Pemilu Tanpa Diskriminasi" [GambasVideo 20detik] nwy/nwy
BerikutBukan Merupakan Perilaku Yang Dapat Menangkal Disintegrasi Bangsa Adalah. Oct 05, 2021. Berikut bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah - Brainly.co.id. PKN KELAS X BAB 6 ANCAMAN TERHADAP NEGARA INDONESIA Quiz - Quizizz.SoalNo. 17). Wawasan Nusantara memandang bahwa keanekaragaman budaya bangsa Indonesia merupakan A. Kekayaan bangsa B. Sumber peluang C. Sumber malapetaka D. Sumber perpecahan E. Modal pokok pembangunan Jawaban: A. Soal No. 18). Berikut bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah A. Menjauhkan diri dari sikap
Tidak Peduli dengan Kondisi Sosial di Sekitar Perilaku yang pertama yang tidak dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah tidak peduli dengan kondisi sosial di sekitar. Kita sebagai warga negara haruslah peka terhadap lingkungan sekitar. Jangan hanya fokus pada kehidupan pribadi dan keluarga saja. Kita harus memberikan perhatian pada masyarakat sekitar dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial, seperti kegiatan bakti sosial, kampanye sosial, dan lain sebagainya. Menghina Ras, Agama, atau Golongan Lain Perilaku yang kedua yang tidak dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah menghina ras, agama, atau golongan lain. Kita sebagai warga negara harus menghargai perbedaan dan memperlakukan semua orang dengan sama. Tidak ada satu ras, agama, atau golongan yang lebih baik dari yang lain. Kita harus menghentikan perilaku diskriminatif dan rasial agar tidak memperburuk kondisi sosial di Indonesia. Tidak Menghargai Budaya dan Adat Istiadat Perilaku yang ketiga yang tidak dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah tidak menghargai budaya dan adat istiadat. Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang sangat kaya. Kita sebagai warga negara harus menghargai dan melestarikan budaya tersebut. Jangan menganggap budaya dan adat istiadat sebagai sesuatu yang kuno atau tidak penting. Kita harus memahami dan menghargai keberagaman budaya Indonesia. Mengabaikan Kesetaraan Gender Perilaku yang keempat yang tidak dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah mengabaikan kesetaraan gender. Indonesia masih memiliki stigma dan diskriminasi pada perempuan. Kita sebagai warga negara harus memperjuangkan kesetaraan gender dan memberikan kesempatan yang sama pada perempuan dan laki-laki. Kita harus menghentikan perilaku diskriminatif pada perempuan dan memberikan dukungan pada perempuan untuk meraih kesuksesan. Kesimpulan Dalam rangka mencegah disintegrasi bangsa, kita sebagai warga negara harus menghindari perilaku seperti tidak peduli dengan kondisi sosial di sekitar, menghina ras, agama, atau golongan lain, tidak menghargai budaya dan adat istiadat, serta mengabaikan kesetaraan gender. Dengan menjaga perilaku yang baik dan memperjuangkan keadilan sosial, kita dapat membangun Indonesia yang lebih baik dan menyatukan bangsa. Pos terkaitBahasa Daerah Sunda Sampai Berjumpa LagiBeberapa Pengertian dan Fungsi Array yang Benar Terdapat PadaPeristiwa Tertariknya Partikel Koloid oleh Medan Listrik DisebutPada Tahun 1770 Inggris Mengakui Haknya atas Benua Australia MelaluiBerikut Bukan Faktor Pendorong Pembangunan Ekonomi AdalahMengapa Kita Harus Bernegosiasi dengan Santun?
1 comment. Berikut yang bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah . A. menjauhkan diri dari sikap diskriminatif. B. mengembangkan sikap etnosentrisme. C. menghindarkan diri dari sikap sukuisme. D. menjauhkan diri dari sikap fanatisme sempit.Pilihan ganda! berikut yang bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa - Berikut bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa Course Hero Berikut bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah - SOAL PDF Berikut bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah - PKN KELAS X BAB 6 ANCAMAN TERHADAP NEGARA INDONESIA Quiz - Quizizz Berikut Bukan Merupakan Perilaku Yang Dapat Menangkal Disintegrasi Bangsa Adalah ā LyBrain Berikut bukan merupakan perilaku yang dapat menangkal disintegrasi bangsa adalah - SOAL PDF SOAL PDF SOAL PDF Wawasan Nusantara memandang bahwa keanekaragaman budaya bangsa Indonesia Course Hero Wawasan Nusantara memandang bahwa keanekaragaman budaya bangsa Indonesia Course Hero SOAL PDF SOAL PDF SOAL PPKN KELAS X SMA N 1 BANGIL Quiz - Quizizz SOAL PDF Materi Tentang Integrasi Nasional Other Quiz - Quizizz Faktor Geografi Dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa Upaya Mempertahankan Nasionalisme Indonesia Integrasi Nasional X IPS 4 Fun Quiz - Quizizz SOAL PDF ULANGAN PPKN Ghevira Mikyal Azzahra X IPS 4 PDF 1 Serangan terhadap salah satu wilayah dianggap sebagai serangan terhadap seluruh wilayah Indonesia. Pernyataan tersebut menunju Pengaruh Multikulturalisme Terhadap Disintegrasi Nasional di Indonesi⦠Strategi Menangkal Radikalisme dan Terorisme Sebagai Ancaman Disintegrasi Bangsa - Cenderawasih Pos Quiz kelompok 4 Moral Science Quiz - Quizizz estudiar 2019 Disintegrasi Bangsa Wawasan Nusantara memandang bahwa keanekaragaman budaya bangsa Indonesia Course Hero Menguatkan toleransi melalui literasi ICIP Wawasan Nusantara memandang bahwa keanekaragaman budaya bangsa Indonesia Course Hero Polisi dalam Arus Radikalisme, Intoleransi, dan Disintegrasi Bangsa Pencegahan dan penanggulangan ancaman disintegrasi bangsa Nama Reza Saputra Kleas X TSM 3 Mapel PPKn 1. Misi yang diemban oleh globalisasi ekonomi adalah ⦠. a. Perdagangan Wawasan Nusantara memandang bahwa keanekaragaman budaya bangsa Indonesia Course Hero PDF Usaha Mengatasi Ancaman Disintegrasi Bangsa dalam Rangka Memupuk Persatuan dan Kesatuan Bangsa Pasca Kemerdekaan Untitled SOAL PDF Pengaruh Multikulturalisme Terhadap Disintegrasi Nasional di Indonesi⦠Pancasila dalam Praksis Pendidikan by Universitas Negeri Yogyakarta - issuu Strategi Menangkal Radikalisme dan Terorisme Sebagai Ancaman Disintegrasi Bangsa - Cepos Online Pengaruh Multikulturalisme Terhadap Disintegrasi Nasional di Indonesi⦠KERUKUNAN UMAT BERAGAM - PDF Free Download PERGULATAN MINORITAS MUSLIM THAILAND Menelisik Peran Akademisi, Tokoh Agama & LSM dalam Upaya Mencari Solusi Konflik Berkepanjangan Peran Wawasan Nusantara sebagai Alat untuk Mencegah Disintegrasi Bangsa Upaya Pencegahan dan Dampak dari Disintegrasi Bangsa Indonesia Ancaman Disintegrasi Bangsa yang Terjadi di Indonesia - Kelas Pintar Contoh Soal Ancaman Disintegrasi Bangsa Pilihan Ganda dan Jawaban MERAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA DENGAN NILAI-NILAI DAN SPIRIT WAWASAN KEBANGSAAN Pers/Pert Nilai Mutlak PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA-Flip eBook Pages 51 - 66 AnyFlip AnyFlip Disintegrasi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Pengaruh Multikulturalisme Terhadap Disintegrasi Nasional di Indonesi⦠Apa Itu Disintegrasi? Faktor Munculnya Disintegrasi dan Upaya Pencegahannya - Mobile Open Access proceedings Journal of Physics Conference series DOC PERAN GENERASI MUDA DALAM MENGATASI BENTUK DISINTEGRASI INDONESIA MASA KINI Rahma Sekar - Faktor Geografi Dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa Upaya Mempertahankan Nasionalisme Indonesia Pencegahan dan penanggulangan ancaman disintegrasi bangsa Untitled Integrasi Nasional Moral Science Quiz - Quizizz InfoPublik - Sapu Bersih Radikalisme E-BOOK PPKN KELAS 9-Flip eBook Pages 101 - 150 AnyFlip AnyFlip Faktor Geografi Dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa Upaya Mempertahankan Nasionalisme Indonesia PDF LITERASI DIGITAL DAN BELA NEGARA SEBUAH UPAYA UNTUK MENCEGAH HOAX DALAM SISTEM PERTAHANAN NEGARA PDF Upaya Mengatasi Konflik Sosial untuk Mencegah Disintegrasi Bangsa Achi Pasha Manggalawati - Siti Maryam Ahlami 130262006 2 UTS Pendidikan Pancasila PFB 2020 - - StuDocu PDF PENGUATAN SIKAP BELA NEGARA SISWA DALAM MENANGKAL RADIKALISME Kelas_07_SMP_PPKn_Siswa Untitled Faktor Geografi Dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa Upaya Mempertahankan Nasionalisme Indonesia Untitled Pro Kontra Draf RUU Permusikan by Whatās Trending Upaya Mengatasi Ancaman Integrasi Nasional di Berbagai Bidang Halaman all - Apa Itu Disintegrasi? Faktor Munculnya Disintegrasi dan Upaya Pencegahannya - Mobile Pers/Pert Nilai Mutlak Menangkal Hoaks Melalui Nilai-Nilai Pancasila Menangkal upaya memecah belah bangsa dengan kearifan lokal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Prosiding Untitled Untitled Pancasila Tidak Cukup Hanya Diajarkan - ANTARA News BENTUK DAN WUJUD PENERAPAN SIKAP DAN PERILAKU BELA NEGARA ā ABNRI Pembelajaran 3. Penerapan Hak dan Kewajiban serta Norma Pancasila OPAC - Online Public Access Catalogs SKRIPSI UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN PENYEBARAN HOAX DI KOTA MAKASSAR DEPARTEMEN HUKUM PIDANA FAKULTAS HUKUM ANALISIS PERAN, FUNGSI DAN TUGAS TNI UNTUK MENGHADAPI ANCAMAN ERA GLOBALISASI BAB I PENDAHULUAN 1. Umum. a. Tentara Nasional I MODUL PENDIDIKAN PANCASILA DI POLITEKNIK KEMENTERIAN KESEHATAN RI PUSAT PENDIDIKAN SDM KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN 2020 E-BOOK PPKN KELAS 9-Flip eBook Pages 101 - 150 AnyFlip AnyFlip PDF Kebijakan Pemerintah Menangkal Penyebaran Berita Palsu atau Hoaxā KUNCI JAWABAN Soal Latihan Penilaian Akhir Semester PAS / UAS PKn SMA Kelas 11 Semester 1 Tahun 2020 - Halaman all - RANCANGAN AKHIR TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME OPAC - Online Public Access Catalogs PROSIDING SEMINAR NASIONAL āGaya Kerja Milenial dan Tantangan Kolaborasi di Era Disrupsi Teknologiā Media Indonesia 17 November 2018 by mediaindonesia - issuu BUKU PKN KELAS IX-Flip eBook Pages 151 - 200 AnyFlip AnyFlip Militer vs Civil Society di Turki PROGAM STUDI ILMU POLITIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MED TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME Berikut Bukan Merupakan Perilaku Yang Dapat Menangkal Disintegrasi Bangsa Adalah? - Haltersebut disampaikan Djoko ketika ditanya wartawan soal ancaman terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, saat berlangsungnya konferensi pers dalam rangka rapat pimpinan TNI tahun 2008 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/1). Djoko menjelaskan ancaman disintegrasi ini sangat membahayakan kelangsungan hidup bangsa