Kata Penegakâ dalam Pramuka Penegak, sebenarnya adalah istilah yang diambil dari kata tegak. Dengan penggunaan istilah tersebut, diharapkan bahwa tingkatan Pramuka yang satu ini mampu berdiri tegak dengan kekuatan dirinya sendiri. Meskipun begitu, namun hal tersebut juga tak terlepas dari arahan orang yang lebih dewasa. Penegak sendiri sebenarnya tersedia di hampir seluruh institusi pendidikan di Indonesia, sama halnya seperti Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang. Pengertian Pramuka PenegakTingkatan Pramuka PenegakPenegak BantaraPenegak LaksanaIstilah dalam Penegak1. Ambalan2. Dewan Kerja3. Satuan KaryaBatasan-Batasan Penegak Pengertian Pramuka Penegak Pramuka Penegak merupakan golongan atau tingkatan dalam Kepramukaan bagi orang yang usianya dari 16 hingga 20 tahun. Salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi anggota Penegak, yakni dengan melewati masa yang disebut tamu ambalan. Selama menjadi tamu ambalan, setiap anggota wajib untuk ikut serta dalam berbagai acara dalam ambalan sampai akhirnya mereka dilantik dalam sebuah upacara penerimaan khusus. Masa latihan dan persiapan pengabdian ini, kemudian dilanjutkan dengan penyerapan hasil latihan. Dalam hal ini, anggota Penegak digambarkan sebagai sosok kader yang memang telah disiapkan untuk memberikan sumbangsih untuk masyarakat. Jadi tidak hanya untuk diri sendiri dan orang terdekat, namun juga masyarakat secara luas. Foto prasaja_madiun Tingkatan Pramuka Penegak Dalam pola pembinaan atau kaderisasi, disebutkan jika terdapat 2 tingkatan dalam Penegak, dimana tingkatan tersebut adalah Penegak Bantara serta Penegak Laksana. Untuk informasi secara lebih lanjut, berikut ini penjelasan dari kedua Penegak tersebut. Penegak Bantara Penegak bantara merupakan seseorang yang dinilai jika dirinya telah sadar. Maksudnya, sadar akan fungsinya sebagai bagian dari masyarakat, serta bisa memberikan perubahan yang positif dalam kehidupan. Ya, hal tersebut memang sesuai dengan pengertian dari Pramuka itu sendiri. Penegak Laksana Penegak laksana yakni pelaksana akan jati diri sebagai seorang pramuka, dengan mengaplikasikan segala potensi yang ia miliki agar bisa menjadi jauh lebih baik. Penegak Laksana diharapkan mampu memberikan sumbangsih yang nyata dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pelik di dalam masyarakat. Istilah dalam Penegak Setelah tahu dan paham akan tingkatan dalam Penegak, ada beberapa istilah yang juga tidak boleh dilewatkan ketika ingin memasuki tingkatan Penegak. Kurang lebih, berikut ini beberapa istilah yang banyak digunakan dalam Pramuka tersebut. 1. Ambalan Ambalan adalah sebuah wadah pembinaan bagi para anggota Penegak yang ada pada tingkat Gugus Depan. Di dalam ambalan, terdapat dari Penegak, calon Penegak, serta Tamu Ambalan. Ketiga jenis tersebut memiliki keterkaitan dan saling berpengaruh, sesuai dengan fungsi dan perannya masing-masing. 2. Dewan Kerja Dewan Kerja dapat diartikan sebagai sebuah wadah pengembangan terkait kepemimpinan yang harus dilakukan dalam Pramuka Penegak dalam tingkat kwartir. Kwartir tersebut beranggotakan para Penegak dan juga Pandega. 3. Satuan Karya Satuan karya merupakan sebuah wadah pembinaan dalam Penegak serta Pandega, yang memiliki tujuan untuk menambah keterampilan serta pengetahuan khusus. Anggota dari satuan karya, biasanya berasal dari para Penegak dan juga Pandega. Batasan-Batasan Penegak Dalam tingkatan Pramuka yang satu ini, terdapat beberapa batasan yang harus diketahui. Beberapa batasan yang dimaksud, adalah sebagai berikut ini. Pelajar atau dalam Penegak masih berada pada jenjang pendidikan SMA sederajat. Penegak adalah golongan pramuka yang anggotanya berusia antara 16 hingga 20 tahun. Dalam tingkatan usia tersebut biasanya adalah seorang pelajar/siswa. Pramuka Penegak memang menjadi tingkatan yang tinggi dalam instansi pendidikan. Tugas yang diberikan juga lebih berat, karena Penegak sendiri menjadi golongan penerus dari Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang yang sebelumnya sudah diikuti oleh para anggota Pramuka. Tags PenegakAmbalanPenegak atau sering hanya disebut ambalan adalah satuan organik dalam Gerakan Pramuka yang terdiri atas paling banyak 32 orang Pramuka Penegak. Ambalan Penegak dibagi dalam 4 sangga yang masing-masing sangga terdiri atas 6 - 8 orang Pramuka Penegak. Ambalan Penegak merupakan tempat pembinaan Pramuka berusia 16 sampai 20 tahun yang
Pengertian Pramuka â Kegiatan kepramukaan sudah umum di negara Indonesia. Namun, Anda mungkin belum banyak mengerti seputar sejarah, tingkatan, awal berdiri, dan informasi penting lain seputar Pramuka. Di tanah air, Pramuka menjadi sarana untuk membina karakter, melatih beberapa keterampilan, dan menjadi sosok berguna bagi masyarakat dan bangsa. Artikel ini membahas lebih jauh seputar pramuka, mulai dari pengertian pramuka, tujuan, tingkatan, fungsi dan sejarah pramuka Indonesia dan juga dunia. Daftar Isi ArtikelPengertian PramukaFungsi Pramuka1. Fungsi Pramuka Bagi Anak-Anak atau Pemuda2. Fungsi Pramuka Bagi Orang Dewasa3. Fungsi Pramuka Bagi MasyarakatTujuan PramukaTingkatan Pramuka1. Pramuka Tingkat Siaga2. Pramuka Tingkat Penggalang3. Pramuka Tingkat Penegak4. Pramuka Tingkat PandegaSejarah Pramuka DuniaSejarah Pramuka IndonesiaARTIKEL LAINNYA Pengertian Pramuka Pengertian Pramuka adalah nama organisasi kepanduan yang bertugas menyelenggarakan pendidikan di luar sekolah bagi anak-anak dan pemuda bangsa agar mereka memiliki ketangguhan, keberanian, memiliki kepribadian baik dan aktif dalam pembangunan di masyarakat. Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana yang memiliki arti âRakyat muda yang suka berkaryaâ. Di Indonesia gerakan ini diperkenalkan secara resmi pada 14 Agustus 1961 oleh Presiden Pertama Indonesia, Ir Soekarno. Kegiatan kepramukaan mengambil lokasi outdoor atau alam terbuka. Para peserta melakukan aktivitas yang sehat, menyenangkan, mendidik, dan terarah. Semua berdasarkan metode dan prinsip kepramukaan. Di dunia Pramuka, Anda akan menemukan beberapa kode kehormatan berdasarkan Anggaran Dasar Pramuka. Ini berisi satya atau janji serta darma atau ketentuan moral. Penggolongan kode kehormatan berlandaskan pada beberapa faktor, seperti kondisi jasmani, rohani, dan usia. Fungsi Pramuka Secara umum, Pramuka menjadi sebuah organisasi pendidikan di luar sekolah atau nonformal bagi generasi muda. Sistem yang digunakan bernama among dan menerapkan metode, moto, serta prinsip dasar. Anda bisa memahami Pramuka lebih jauh melalui beberapa fungsinya, yang didasarkan pada pelaku kegiatan ini. 1. Fungsi Pramuka Bagi Anak-Anak atau Pemuda Kepramukaan berfungsi sebagai pusat kegiatan menarik bagi anak-anak muda dan remaja. Semua aktivitas ini mengandung pendidikan sehingga amat berguna bagi para anggota. Karena maraknya permainan online, anak-anak jarang melakukan aktivitas di luar rumah. Pramuka menjadi sarana tepat untuk mengenalkan mereka pada alam dan bermacam keterampilan. Kepramukaan memberikan hiburan sekaligus pendidikan bagi para pelakunya. Ini dapat menggantikan segala jenis permainan dan memberi bekal kemampuan kepada para remaja. 2. Fungsi Pramuka Bagi Orang Dewasa Pramuka bagi orang dewasa lebih bersifat pada pengabdian. Artinya, para anggota yang telah dewasa tidak berfokus pada permainan lagi melainkan menjalankan tugas pembinaan. Tugas tersebut harus dilandaskan pada keikhlasan, pengabdian, dan kerelaan. Artinya, mereka melakukannya secara sukarela dan berdasar pada tujuan organisasi. Bagi para anggota dewasa, kepramukaan melatih rasa tanggung jawab dan menerapkan tugas pembinaan secara terstruktur. Semua harus sesuai metode, sistem, dan prinsip yang ada. 3. Fungsi Pramuka Bagi Masyarakat Pramuka berfungsi sebagai sebuah organisasi atau alat bagi masyarakat. Selain itu, para anggota siap sedia membantu warga sekitar dalam berbagai keperluan. Di masyarakat, Pramuka menjadi sebuah alat proses pendidikan. Akan tetapi, implementasi harus sesuai dengan kondisi, perkembangan, kebutuhan, dan situasi masyarakat. Tujuan Pramuka Secara umum, kegiatan kepramukaan memiliki tujuan untuk menyiapkan generasi muda menjadi sosok yang mandiri, intelek, dan mudah beradaptasi di lingkungan luar sekolah. Melalui Pramuka, para anggota dapat mengembangkan dan memaksimalkan potensi mereka di banyak bidang, seperti fisik, sosial, spiritual, keterampilan, dan lain-lain. Secara khusus, dikutip dari pendidikanpedia beberapa tujuan kegiatan kepramukaan untuk Anda pahami. 1. Membentuk Karakter Para anggota yang bergabung pada kegiatan Pramuka, baik anak-anak maupun dewasa, mampu mengasah karakter atau kepribadian mereka. Selain itu, Pramuka bertujuan membentuk akhlak yang mulia pada para anggotanya. 2. Memupuk Rasa Cinta Tanah Air Melalui kegiatan Pramuka, para anggota dan generasi muda memperoleh rasa cinta tanah air dan bangsa. Mereka melatih rasa solidaritas dan kerja sama sejak dini. 3. Meningkatkan Keterampilan dan Menggali Potensi Diri Banyak kegiatan kepramukaan yang berguna bagi para anggotanya. Alhasil, mereka dapat menggali potensi dan mengembangkan keterampilan lebih jauh. Selain berguna bagi diri sendiri, keterampilan-keterampilan tersebut juga berguna bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Beberapa contohnya dapat Anda baca di bawah. Kemampuan Tali Temali Ada banyak jenis simpul dan tali temali. Semua bisa Anda pelajari melalui kegiatan Pramuka! Keterampilan ini berguna dalam bermacam keperluan, seperti memasang tenda, membuat tandu, memasang tiang bendera, dan lain sebagainya. Keterampilan PPGD Pramuka mengajarkan kemampuan pertolongan pertama gawat darurat. Anda dapat menggunakan keterampilan ini untuk menolong orang sakit atau korban kecelakaan. Semafor dan Morse Kedua keterampilan ini melatih Anda menggunakan bahasa sandi. Semafor memanfaatkan media bendera kecil sedangkan morse menggunakan media beragam. Contohnya, morse melibatkan senter, peluit, pijatan, dan lain-lain. Selain keterampilan-keterampilan di atas, para anggota bisa mengasah kemampuan lain. Ini termasuk membaca sandi Pramuka, penjelajahan, pengembaraan, tanda jejak, keterampilan baris-berbaris, dan membaca arah. Tingkatan Pramuka Ada beberapa tingkatan dalam Pramuka dan ini didasarkan pada usia, kemampuan, dan pengalaman para anggota. 1. Pramuka Tingkat Siaga Tingkatan pertama bernama siaga dan ini beranggotakan anak-anak muda yang berusia antara 7 sampai 10 tahun. Mereka belum memiliki pengalaman sama sekali dalam kepramukaan. Ada satuan terkecil pada tingkatan ini bernama barung. Grup ini terdiri setidaknya enam anggota dan memiliki seorang pemimpin. Kelompok barung menjadi sebuah himpunan dan dipimpin oleh sulung. 2. Pramuka Tingkat Penggalang Setelah siaga, tingkatan berikutnya bernama penggalang. Usia para anggota berkisar antara 11 sampai 15 tahun. Ada satuan terkecil bernama regu dan ini terdiri dari seorang pemimpin dan delapan anggota. Kumpulan regu dihimpun dan dipimpin oleh seorang pratama. Pada tingkatan ini, ada beberapa sublevel, yaitu penggalang garuda, rakit, ramu, dan terap. 3. Pramuka Tingkat Penegak Tingkatan ketiga bernama penegak dan memiliki anggota berusia sekitar 16 sampai 20 tahun. Biasanya, para anggota adalah siswa sekolah menengah atas atau mereka yang hendak masuk perguruan tinggi. Sangga merupakan satuan terkecil pada tingkatan ini dan terdiri dari setidaknya enam anggota. Grup tersebut memiliki pemimpin bernama pradana. 4. Pramuka Tingkat Pandega Tingkatan terakhir atau tertinggi bernama pandega dan ini terdiri dari anggota yang berusia antara 21 hingga 25 tahun. Biasanya, para anggota terdiri dari mahasiswa perguruan tinggi. Satuan pandega disebut racana dan memiliki seorang ketua, sedangkan satuan terkecilnya bernama reka. Sejarah Pramuka Dunia Awal mula Pramuka dunia terkait dengan buku karangan Baden Powell yang berjudul Scouting for Boys. Beliau mencatat semua pengalaman dalam sebuah buku seputar dunia perkemahan. Pada permulaan, buku karya Baden laris di Inggris. Karena popularitas yang meningkat, bukunya juga dikenal dan laris di negara-negara lain! Alhasil, banyak organisasi Pramuka bermunculan. Adik Baden bahkan memiliki organisasi sendiri, khusus untuk para wanita. Organisasi ini bernama Girl Guides. Organisasi khusus untuk usia siaga muncul pertama kali pada tahun 1916, yang bernama CUB. Dua tahun setelahnya, ada Rover Scout yang merupakan organisasi Pramuka untuk usia remaja. Baden memiliki satu buah karya lagi yang menginspirasi dunia kepramukaan dunia. Buku ini berjudul Rovering to Success! Buku ini berkisah tentang perjalanan dan petualangan seorang pemuda. Jambore dunia pertama kali diadakan di London pada tahun 1920. Pesertanya sebanyak 800 orang dan ada setidaknya 34 negara yang ikut serta dalam acara ini. Pada acara jambore dunia tersebut, Baden Powell menjadi The Chief Scout of the World atau Bapak Pandu Sedunia. Pada tahun 1920 di kota yang sama, muncul Dewan Internasional yang memiliki anggota sembilan orang. Sebelumnya, kantor kesekretariatan Pramuka sedunia berada di London, namun pindah ke Ottawa di tahun 1958. Sepuluh tahun kemudian, kantor berpindah ke Swiss. Sejarah Pramuka Indonesia Baden Powell juga menginspirasi negara Indonesia seputar dunia kepramukaan. Pada awalnya, gerakan ini dibawa oleh Belanda ke tanah air pada masa penjajahan. Belanda menamai gerakan ini NIPV, yang berarti Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda. Para pemimpin gerakan kemerdekaan menyukainya dan sepakat membentuk organisasi serupa. Banyak ragam organisasi bermunculan seperti HW, SIAP, JPO, JJP, dan NATIPIJ. Namun, pada masa setelah event Sumpah Pemuda, banyak organisasi melebur menjadi suatu kesatuan yang lebih besar. Setelah masa penjajahan Belanda, Indonesia dikuasai oleh Jepang. Gerakan Pramuka tanah air juga mengalami perubahan. Jepang memaksa keluar para anggota untuk bergabung ke organisasi mereka. Jepang bahkan melarang kehadiran organisasi lokal karena dianggap sebagai sebuah ancaman. Setelah negara Indonesia merdeka, sebuah organisasi baru muncul bernama Pandu Rakyat Indonesia. Organisasi tersebut dibentuk di kota Solo pada bulan Desember 1945. Meskipun PRI menjadi tempat bernaung utama kepanduan, banyak organisasi baru bermunculan setelahnya. Setelah Pramuka terbentuk, para anggota mulai menjalankan kegiatan berdasarkan pada Anggaran Dasar yang mengatur cara atau metode pendidikan kepramukaan. Peraturan tersebut terbukti berguna dan memberi banyak peningkatan pada dunia kepramukaan Indonesia. Organisasi menjadi semakin solid dan cepat berkembang! Gerakan Pramuka resmi dikenalkan ke seluruh penjuru tanah air pada tanggal 14 Agustus 1961. Jakarta menjadi tempat pertama pengenalan tersebut. Di kota yang sama, sebuah apel besar pernah berlangsung. Acara ini melibatkan setidaknya 10 ribu anggota organisasi. Setelah upacara, kegiatan berikutnya adalah pawai berkeliling kota Jakarta. Acara pengenalan tersebut menjadi hari jadi atau Hari Pramuka yang diperingati oleh seluruh anggota di seluruh Indonesia setiap tahun. Demikian tulisan singkat berkaitan dengan pramuka, mulai dari apa itu definisi pengertian pramuka, fungsi, tujuan, sejarah serta tingkatan tingkatan pramuka. Semoga Bermanfaat.pengetahuankepramukaan. Pramuka Penegak merupakan golongan sekaligus sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka yang berusia antara 16 sampai dengan 20 tahun. Tingkatan golongan pramuka penegak ini merupakan penggolongan pramuka berdasarkan usia didik setelah pramuka siaga (usia 7 â 10 tahun) dan pramuka penggalang (usia 11 â15 tahun).
Tentangsemangat Pramuka saat ini, Kak Alfian menilai ada yang berkurang. Kak Alfian menekankan bahwa Penegak adalah saat untuk mencari tahu sendiri jati diri dan jangan menunggu disuapi saja. Kak Alfian juga menilai Penegak sekarang lebih mudah menyerah dalam keadaan. âLihatlah pada diri sendiri, jangan mengharapkan orang lain yang mendayung
- Di sekolah ada banyak ekstrakulikuler yang bisa diikuti, salah satunya adalah Pramuka. Tapi apa sih Pramuka itu? Yuk, simak penjelasannya berikut ini. Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pramuka adalah organisasi untuk pemuda yang mendidik para anggotanya dalam berbagai keterampilan, disiplin, kepercayaan pada diri sendiri, saling menolong, dan sebagainya. Tak hanya itu Pramuka juga diartikan sebagai anggota organisasi pramuka. Dilansir dari 28/7/2020, Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka yang meliputi Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, dan Pramuka Pandega. Tak hanya itu, ada pula kelompok anggota yang lain, yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Majelis Pembimbing, dan staf kwartir. Sedangkan yang dimaksud "kepramukaan" adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan keluarga yang diselenggarakan dalam kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, dan praktis. Tujuan kepramukaan Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan Indonesia yang merupakan bagian pendidikan nasional, bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapao potensi spiritual, sosial, intelektual, dan fisiknya. Berikut adalah tujuan kepramukaan 1. Membentuk kepribadian dan akhlak mulia kaum muda. 2. Menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan bela negara bagi kaum muda. 3. Meningkatkan keterampilan kaum muda, sehingga siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot dan pejuang yang tangguh.