Berbagiilmu keperawatan dalam bidang alat medis, silahkan koment jika ada kurang atau salah jangan lupa like and subscribe Pemberian terapi intervena tidak hanya terbatas pada kondisi di atas. Mungkin ada beberapa kondisi lain yang tidak disebutkan di atas, namun membutuhkan perawatan intervena. Oleh sebabnya, konsultasilah ke dokter untuk memastikan perlu tidaknya Anda melakukan terapi intervena. Mengulik jenis-jenis infus Metode pemberian obat secara intravena ternyata dibagi menjadi dua jenis, yaitu Manual. Metode ini dilakukan dengan melibatkan gaya gravitasi supaya jumlah obat tetap sama selama periode waktu tertentu. Perawat dapat mengatur kecepatan tetesan cairan infus dengan cara mengurangi atau menambah tekanan penjepit pada tabung intervena yang dipasang di selang. Pompa. Laju aliran cairan dalam infus dapat diatur dengan pompa listrik. Perawat akan memprogram pompa agar cairan infus dapat menetes dengan kecepatan dan jumlah yang sesuai kebutuhan pasien. Pompa hanya dapat digunakan ketika takaran dosis obat sudah tepat dan terkontrol. Terlepas dari metode apa yang digunakan, perawat atau tenaga medis harus tetap memantau infusan Anda secara intensif. Hal ini dilakukan supaya laju cairan yang menetes dari kantong infus terkontrol dengan baik. Laju cairan yang terlalu cepat atau bahkan terlalu dapat memebuat pengobatan menjadi tidak optimal. Proses pemasangan infus Sebelum menginfus Anda, dokter, perawat, atau tenaga medis lainnya harus terlebih dahulu menentukan jenis infus yang akan digunakan pasien. Entah itu secara manual atau pompa listrik, Nah, setelah dokter atau perawat berhasil menentukan metode mana yang terbaik untuk pasien, barulah infus bisa disuntikkan melalui kulit. Namun sebelum memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah, perawat biasanya akan membersihkan area yang disuntik dengan alkohol. Hal ini dilakukan agar area tersebut bersih dari paparan kuman. Pada orang dewasa, bagian yang paling sering diinfus adalah punggung tangan atau lipatan antara lengan atas dan bawah. Sementara pada bayi, infus dapat diberikan melalui kaki, tangan, atau bahkan kulit kepala. Anda mungkin akan merasakan rasa tidak nyaman saat kateter dimasukkan ke pembuluh vena. Tak perlu cemas, rasa nyeri ini adalah reaksi normal dan umumnya segera membaik setelah prosedur selesai dilakukan. Adakah efek samping setelah diinfus? Setiap prosedur medis tentu memiliki efek samping. Termasuk ketika Anda diinfus oleh tenaga medis di klinik atau rumah sakit. Efek samping setelah diinfus dapat terjadi secara ringan atau berat, tergantung pada reaksi tubuh Anda terhadap obat dan faktor-faktor lainnya. Secara umum, berikut beberapa efek samping diinfus yang paling sering terjadi 1. Infeksi Dalam banyak kasus, infeksi bisa saja terjadi di area bekas suntikan. Biasanya, efek samping ini terjadi akibat proses pemasangan jarum dan kateter yang tidak tepat, atau penggunaan peralatan medis yang tidak steril. Kondisi ini bisa menyebabkan infiltrasi. Ketika infiltrasi terjadi, obat yang harusnya masuk ke aliran darah justru bocor ke jaringan di sekitarnya. Inflatrasi sendiri dapat menyebabkan kerusakan jaringan parah jika tidak segera ditangani. Biasanya, gejala infeksi akibat suntikan berupa kemerahan, nyeri, dan bengkak di area bekas suntikan yang disertai dengan demam tinggi hingga menggigil. Segera cari pertolongan medis apabila Anda merasakan berbagai gejala tersebut setelah diinfus. 2. Emboli udara Emboli udara dapat terjadi akibat adanya udara di jarum suntik atau kantong obat infus. Apabila saluran kantung obat infus mengering, gelembung udara bisa masuk ke pembuluh darah. Gelembung-gelembung udara ini dapat mengalir ke arah jantung atau paru-paru sehingga aliran darah menuju area tersebut bisa terhambat. Jika terus-terusan terjadi, emboli udara dapat menyebabkan masalah serius seperti serangan jantung atau stroke. 3. Penggumpalan darah Terapi intervena juga dapat menyebabkan penggumpalan darah. Darah yang menggumpal ini menyebabkan aliran darah melambat sehingga menyebabkan daerah yang tersumbat menjadi bengkak, merah, dan menyakitkan. Bisakah terapi intervena dilakukan sendiri? Sayangnya, Anda tidak bisa melakukan terapi infus sendiri. Pemberian infus harus dilakukan oleh dokter atau perawat. Pasalnya, dosis yang digunakan pada terapi infus tergantung pada berat badan, riwayat medis, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, serta kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh. Jumlah cairan yang mengalir dari kantong infus ke dalam vena juga harus diperhitungkan dengan tepat. Cairan infus yang mengalir terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat menyebabkan komplikasi seperti sesak napas dan tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat berbahaya, apalagi jika dialami oleh pasien dengan riwayat penyakit kronis. Di sisi lain, pemasangan infus pun harus dilakukan secara hati-hati karena pemberian obat harus diberikan langsung ke dalam pembuluh darah di bagian tubuh tertentu. Jika Anda salah dalam menentukan letak pembuluh darah, maka infeksi dan penyempitan pembuluh darah bisa saja terjadi. Keduanya pun sama-sama dapat memperparah kondisi Anda. Jadi, jangan sekali-kali Anda mencoba untuk melakukan prosedur ini seorang diri. PEMAKAIANDAN PERAWATAN ALAT. Infusion Pump B Braun RSKTM YadikaHealthcareGroup No. Dokumen No. Revisi Halaman /SPO/P2S/RSKTM/XXI/2012 2 1 PT. PRIMA PUTRA ABADI RS. KARANG TENGAH MEDIKA TanggalTerbit Ditetapkan oleh, 24 Januari 2017 Direktur STANDART PROSEDUR OPERASIONAL dr. HendrikSulo,M.Kes,Sp.Rad Pengertian Infusion pump adalah suatu alat untuk mengatur jumlah cairanlobat yang dimasukkan
Volumetric infusion pump for all clinical areas The Infusomat Space pump is the volumetric infusion pump solution to configure customized, tailor-made solutions as individual pumps, small therapy units, or a complex infusion small, light and intuitive configuration of the pump provides a userfriendly solution to complex therapies, integrating all clinical areas into one Infusomat Space volumetric infusion pump system includes dedicated administration sets and pump Braun Space can also be integrated into the data communications network of every advanced hospital operation. Advantages Benefits at a glanceLight weight pump and reliable battery duration of 8hours on a 25 ml/h rateTherapy Profiles available Dose Rate Calculation, DoseOver Time, Ramp and Taper Mode, Program Mode,Intermittent Mode, PCA, TCI, TIVA, KVO and PiggybackfunctionSet and pump based Anti Free-Flow mechanism, protectingagainst free flowDrug Library with capacity to up to 1200 drug names, including therapy data, information and up to 10 concentrations per drug to be stored in 30 different categories. Drug information can be subdivided in 50 care units and up to 16 patient profiles. Related products B. Braun OnlineSuite More B. Braun SpaceStation More Infusomat Space – Effective, safe and comfortable usage for both nurse and patient Infusomat Space offers safety features that protects both patient and healthcare workers. A pump based Free Flow mechanism, in addition to a set based Free Flow clamp, protects against undesired bolus and free flow related accidents in everydays. A complete customizable drug library, with limits and personalized settings for individual drugs assist an easy and safe stay in hospital. TCI available also with Infusomat Space, reducing the number of syringe changes TCI is available with Perfusor and Infusomat Space. With Infusomat Space the function is very flexible, reducing the number of necessary syringe changes during anaesthesia. TCI in Space is available for Propofol Marsh and Schnider, Remifentanil Minto and Sufentanil Gepts, with different concetration possibilities and target modes plasma and effect. Total inravenous anesthesia TIVA Find out more about TIVA, TCI and our related B. Braun product portfolio. Safety in chemotherapy Both healthcare workers and patients may experience consequences of faulty and erroneous handling of chemotherapy drugs. Check out common pitfalls and strategies for prevention.
Untukkasus seperti yang ada di atas cara pengoperasian Syringe Pump sebagai berikut : Konsentrasi 1 syringe = 0 - 50 cc, jika diencerkan 1 AMPUL + 40 cc maka, 40 cc atau 40 ml sama dengan 4.000 meq, dimana 1 ml = 100 meq Dosis awal waktu yaitu jam 08.00 = 0,05 kemudian dinaikan sebanyak 0,01 setiap 15 menit
12.1 Menggunakan 3 buah spesifikasi infus pump yang di pakai di ruang ICU yaitu OPTIMA Fresinius kalbi, Trumo TE - 112, Bbraun 1.2.2 Menggunakan 4 buah infus set yang di gunakan di ruang ICU yaitu Nipro, Otsuka, Terumo, Bbraun 1.2.3 Menggunakan 1 kalibrator merk fluke 1.2.4 Setting flow rate 10, 50, 100, 200, 300
Caribbraun pompa infus di memastikan pekerjaan medis tertentu lebih mudah dan aman. Dapatkan bbraun pompa infus baru dengan banyak harga terjangkau. Bbraun Pump Infus (10 products available) 1/6. Cameron Sino Baterai 3000MAh untuk B.Braun Vista Basic Vista Pompa CARAMEMBUKA INFUS PUMP B BRAUNTUTORIALCara penggunaan atau cara menyalakan infus pump ada di video sebelumnya Tutorialpemasangan infus pump b braun 1. Biomedical Engineering Elektromedik Cara Menggunakan Syringe Pump Te-311s Cek stabilitas dari standar infus yang digunakan) 3. Cara mematikan infus pump. Lakukan priming pada set infus, pastikan tidak ada udara di sepanjang selang. Banyak sekali jenis infusion pump yang digunakan, infusion infuspump terumoinfus pump b brauninfus pump mindrayinfus pump hargainfus pump pdfinfus pump bunyiinfus pump dan syringe pumpinfus pump terumo terbaruinfus
CairanInfus RL B Braun 500 ml di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan.
X5NBq.
  • 8atfauf6c7.pages.dev/899
  • 8atfauf6c7.pages.dev/522
  • 8atfauf6c7.pages.dev/37
  • 8atfauf6c7.pages.dev/530
  • 8atfauf6c7.pages.dev/250
  • 8atfauf6c7.pages.dev/601
  • 8atfauf6c7.pages.dev/744
  • 8atfauf6c7.pages.dev/226
  • 8atfauf6c7.pages.dev/882
  • 8atfauf6c7.pages.dev/628
  • 8atfauf6c7.pages.dev/998
  • 8atfauf6c7.pages.dev/898
  • 8atfauf6c7.pages.dev/940
  • 8atfauf6c7.pages.dev/537
  • 8atfauf6c7.pages.dev/521
  • cara menggunakan infus pump b braun